Tentang KFI

Informasi Seputar KFI
Home / Tentang Kami

Sambutan Ketua KFI

Prof (Emeritus) Soekirman; Guru Besar Ilmu Gizi IPB dan Ketua KFI

about_3,soekirmanpidato“Dengan senang hati saya sampaikan bahwa pada website disajikan beberapa informasi tentang kegiatan dan pencapaian kami tahun yang lalu di bidang fortifikasi pangan. Kami sangat senang menyaksikan sejumlah perkembangan signifikan, yang membawa kita lebih dekat ke tujuan pemerintah mengatasi masalah gizi. Diantaranya, dan mungkin ini yang paling penting, adalah peluncuran Fortifikasi Vitamin A pada Hari Gizi Nasional di bulan Januari, yang diselenggarakan bersama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Persatuan Ahli Gizi Indonesia, KFI dan GAIN. Media telah meliput secara luas peristiwa ini serta Dialog tentang Gizi yang dihadiri pihak swasta, masyarakat madani dan masyarakat luas.

GAIN dan KFI telah bekerja sama mempromosikan fortifikasi Vitamin A sejak Oktober 2010. Perlu disampaikan disini bahwa kerjasama ini mendapat dukungan substansial dari  Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) GmbH dalam penyusunan proposal perluasan fortifikasi minyak goreng untuk menjadi program nasional pada tahun 2015.

Marc van Ameringen, Direktur Eksekutif GAIN, memberikan selamat kepada KFI dan Kementrian Kesehatan atas kerjasama ini dan menyatakan bahwa proyek ini merupakan “kontribusi penting terhadap kesehatan di Indonesia”. Menteri Kesehatan, Endang Rahayu Sedianingsih menekankan bahwa “kekurangan gizi masih merupakan masalah serius yang mengancam anak-anak Indonesia”, dan menambahkan bahwa “Pemerintah akan melakukan fortifikasi dan suplementasi sebagai bagian dari tindakan pencegahan dalam menanggulangi kekurangan gizi” (dikutip dari Jakarta Post, 26 January 2011). Dengan pencapaian ini, kita bisa berharap di tahun 2011 untuk mengangkat topik2 penting tentang fortifikasi pangan di Indonesia dalam forum pembahasan nasional. Salah satunya adalah kesepakatan bahwa fortifikasi wajib dilakukan sehingga semua minyak goreng di Indonesia akan difortifikasi dengan Vitamin A.

Kami mengucapkan terima kasih kepada semua mitra kerja KFI, baik nasional maupun internasional yang mendukung kami. Kami berharap kemitraan ini terus berlanjut di masa yang akan datang agar kita dapat mendukung terus program pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan status gizi dan kesehatan masyarakat.

Latar Belakang

KFI (Yayasan Kegizian untuk Pengembangan Fortifikasi Pangan Indonesia) merupakan yayasan independen nirlaba, yang didirikan tahun 2002 dan diperbarui piagamnya tahun 2010. Yayasan ini didirikan oleh Prof. Soekirman, Suroso Natakusuma, dan Budianto Wijaya yang concern dengan fortifikasi pangan melalui kemitraan publik dan swasta.

Visi

Menciptakan masyarakat yang sehat, cerdas dan produktif melalui perbaikan gizi dengan memromosikan fortifikasi pangan di Indonesia.

Misi

Pertama, menyediakan pengetahuan tentang fortifikasi pangan, meningkatkan perhatian dan partisipasi industri, masyarakat & pemerintah tentang program fortifikasi pangan. Kedua, mengadvokasi tentang pentingnya fortifikasi pangan sebagai bagian dari berbagai upaya untuk memperbaiki keadaan pangan dan gizi, kesehatan, kecerdasan, serta produktivitas. Ketiga, menjadi mitra pemerintah dalam formulasi kebijakan, peraturan, dan hukum, serta implementasinya dalam fortifikasi pangan. Keempat, menyediakan data dan informasi ilmiah tentang fortifikasi pangan.

Latar Belakang

Dalam mempromosikan kemitraan publik dan swasta, KFI didukung oleh Bappenas, Kementerian Kesehatan, Kementerian Perindustrian, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), industri makanan, universitas, dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Sementara dalam mengembangkan aktivitas-aktivitas fortifikasi pangan, KFI memiliki jejaring dengan badan-badan PBB, lembaga-lembaga international, dan lembaga masyarakat sipil lainnya, seperti UNICEF, MI (Micronutrient Initiative), HKI (Helen Keller International) and GAIN (Global Alliance for Improved Nutrition).

KFI sudah mengembangkan strategi nasional untuk fortifikasi pangan, mengadvokasi kebijakan gizi dan fortifikasi pangan, melakukan beberapa penelitian mendalam, membantu pemerintah dalam memromosikan dan mengimplementasikan kebijakan fortifikasi pangan, mengorganisasikan lokakarya, serta terlibat dalam pemberian bantuan teknis.

KFI mempunyai jejaring dengan semua badan-badan internasional penting yang concern dengan gizi dan fortifikasi pangan.

Anda dapat menemukan informasi lebih lanjut tentang projek kami dan kerjasama kami dengan sektor publik dan swasta pada situs (website) ini.

Dewan Pembina:
  1. Bapak Abdul Razak Thaha
  2. Bapak Minarto
  3. Ibu Tetty H. Sihombing
  4. Bapak Sahat M. Sinaga
  5. Bapak Budianto Wijaya
  6. Bapak Purwiyatno Hariyadi
Dewan Pengurus:
  1. Bapak Soekirman
  2. Bapak Drajat Martianto
  3. Bapak Suroso Natakusuma
  4. Bapak Idrus Jusat
Dewan Pengawas: 11. Bapak Franciscus Welirang
12. Bapak Thomas Darmawan
13. Bapak Henson

Mitra Kerja

Contact Us

We're not around right now. But you can send us an email and we'll get back to you, asap.